>

Sabtu, 29 Desember 2007

Jumat, 28 Desember 2007

Subhanallah………...

Kekuatan yang luar biasa dari Ibadah Shalat yang sering kita lakukan 5x sehari ternyata tidak hanya sekedar sebuah bentuk komunikasi spiritual antara Manusia dengan Sang Khalik. Namun lebih dari itu didalamnya terkandung manfaat yang luar biasa, terutama dalam meningkatkan kinerja tubuh.

Berikut merupakan manfaat dari Sholat yang saya dapatkan dari milis tetangga, mungkin ini bisa menjadi manfaat buat yang membacanya, Insya Allah.


SUJUD BIKIN CERDAS

Salat adalah amalan ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun, pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan salat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit!

Saat seorang hamba telah cukup syarat untuk mendirikan shalat, sejak itulah ia mulai menelisik makna dan manfaatnya.

Sebab shalat diturunkan untuk menyempurnakan fasilitasNya bagi kehidupan manusia.
Setelah sekian tahun menjalankan shalat, sampai di mana pemahaman kita mengenainya?


TAKBIRATUL IHRAM

Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.

Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.


RUKUK
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.


Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah.
Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.


I'TIDAL
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.

Manfaat: I'tidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.


SUJUD
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma'ninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir.
Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.


DUDUK
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan.
Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, postur ini mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.


SALAM
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala.

Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.

BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar-dalam.


PACU KECERDASAN

Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah?rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi?tingginya. Mengapa?
Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak
terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yang memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.

Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.


PERINDAH POSTUR

Gerakan-gerakan dalam shalat mirip yoga atau peregangan (stretching).
Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah.
Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada.
Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga
telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.


MUDAHKAN PERSALINAN

Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saatpinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus)berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama.
Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).


PERBAIKI KESUBURAN

Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir).
Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum.
Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.
Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum.
Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi! ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.


AWET MUDA

Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan.

Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya
pengaruh besar pada ke­kencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher.
Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.

Hidup ini hanya sekali, maka janganlah disia-siakan.

Mari kita kembali kepada niat yang baik.

Insya Alloh akan mendapatkan yang baik pula.....Amien

Rabu, 26 Desember 2007

Berubah atau terlibas perubahan

Tulisan ini mengacu pada pengalaman pribadi, tatkala menyaksikan dahsyatnya segala perubahan yang terjadi di sekitar kehidupan kita. Terutama perubahan yang terjadi di bidang ekonomi. Gara-gara krisis ekonomi yang tak kunjung membaik, serta adanya kenaikan BBM yang kemudian diikuti dengan kenaikan lain-lain, tiba-tiba segalanya terimbas oleh dampak tersebut.

Harga-harga kebutuhan pokok menjadi naik [saat ini pun yang namanya beras & minyak goreng harganya berubah terus] yang mengakibatkan daya beli masyarakat juga menurun drastis. Semua orang [yang waras] akhirnya mau tidak mau harus merubah pola pikirnya di bidang keuangan untuk mensiasati kesulitan ekonomi yang dialaminya. Karena ‘rasa aman’ secara ekonomi tiba-tiba menjadi ‘tidak aman’ lagi. Penghasilan yang tadinya cukup untuk menutupi kebutuhan hidup, tiba-tiba menjadi tidak cukup lagi, sehingga semua orang harus memutar otak untuk bisa mengatasi masalah ekonominya. Beruntunglah bagi sebagian mereka yang mau ‘berubah’, dalam arti merubah gaya hidupnya, melakukan penghematan, menekan pengeluaran, yang tadinya merokok lalu berhenti merokok, yang tadinya naik mobil ke kantor berpindah ke busway dan bahkan naik sepedamotor, dsb. Setidaknya, mereka yang mau berubah masih dapat bertahan dan survive dalam menghadapi era perubahan tsb. Berbahagialah pula mereka yang juga berani ‘berubah’ mengkritisi zona nyaman untuk take action memulai bisnis sendiri. Logikanya di saat perekonomian sedang sulit memulai usaha dan berhasil maju, bayangkan nantinya tatkala situasi ekonomi membaik, saya yakin pasti wess… wess… melajulah mereka di deretan terdepan.

‘Berubah’, inilah kata kuncinya.

Di jaman yang serba sulit dan tidak menentu begini kita semua harus siap untuk berubah atau akan terlibas oleh perubahan itu sendiri. Dari manakah kita harus memulai perubahan itu? Bila masih karyawan atau TDB [tangan di bawah] seperti saya, mulailah dari mindset atau pola pikir kita terlebih dahulu. Tanyakan pada diri sendiri, apakah kita harus jadi karyawan seumur hidup? Penghasilan sebagai karyawan sudahkah memberi jaminan untuk masa depan kita? Sebagai karyawan berpikirlah bila seandainya tiba-tiba kita terkena PHK, apa yang bisa kita lakukan? Dsb. Tidak ada salahnya untuk mencuci otak kita seperti itu agar mulai memikirkan dan merencanakan untuk Take Action dan berjuang untuk memiliki usaha sendiri. Mulailah membuka diri untuk memperbanyak wawasan di bidang UKM. Perbanyak membaca berita-berita bisnis, buku-buku wirausaha yang saat ini bisa dengan begitu mudah ditemukan. Cobalah untuk bergabung dengan orang-orang yang sudah mulai terjun di dunia usaha. Cari tahu bagaimana kisah-kisah sukses mereka, karena semua kesuksesan itu pasti ada jejaknya. Sulit memang untuk mempraktekkannya. Apalagi kalau kita selama ini sudah merasa hidup nyaman di zona yang aman. Tapi dengan tekad yang kuat dan segera take action pasti akan ada cara dan jalan untuk mewujudkannya. Percayalah, semua pasti bisa!

Karena saya telah mempraktekkannya. [kisahnya bisa dibaca dalam tulisan sebelumnya “tonggak perjalanan bisnisku, sebuah catatan yang tercecer”] Kalau dikaji lebih jauh, keberanian untuk memulai usaha atau take action itu ternyata dasarnya bersumber dari keinginan untuk berani merubah mindset kita terlebih dulu. Pegang komitmen kita untuk selalu harus berubah, jangan selalu puas dengan apa yang kita capai maupun kemapanan yang menyesatkan. Karena bila terlalu lama kita menikmati hidup di zona aman, akan semakin lama dan sulit untuk mengantisipasi adanya perubahan di sekitar kita. Akan semakin sulit pula untuk berubah.
Sebaiknya segera rubahlah pola pikir Anda, dan tancapkan keberanian untuk take action dan memulai merintis usaha sendiri.
Dengan mencoba
memulai usaha sekecil apapun akan membawa kebaikan di masa mendatang.

Karena perjalanan 1000 langkah selalu harus diawali dengan langkah pertama

Ditulis kembali oleh: Pudjo ID Tianshi No:910.74520